Pelajaran 148 : Penggunaan say dan tell dalam kalimat tidak langsung (Indirect speech)

 Main verb (kata kerja utama) say digunakan pada kalimat tak langsung untuk mengulang kembali apa yang dikatakan seseorang dalam bentuk tidak langsung. Selain main verb say juga dikenal penggunaan tell sebagai verba utama untuk membuat sebuah kalimat tidak langsung.



Perbedaan penggunaan say dan tell dalam kalimat tak langsung adalah sebagai berikut :

Say  diikuti secara langsung oleh noun clausenya.

Contoh : Kyle said that she was happy.
Yang dimaksud diikuti secara langsung adalah setelah kata said, kalimat berikutnya langsung berupa noun caluse : (that) she was happy seperti dalam contoh.

Tell tidak diikuti secara langsung oleh noun clause. Setelah kata tell selalu diikuti oleh pronoun (she, he, they, Budi, dll)

Contoh : Kyle told me that she was happy.
Setelah kata told (tell) diikuti oleh "me" sebagai pronoun.
Kalimat seperti ini : Kyle told that she was happy adalah salah.

Jadi bisa disimpulkan ketika kita membuat sebuah kalimat tidak langsung menggunakan kata say, maka kita sedang mengatakan sesuatu / hal sebagai penekanan.
Ketika kita membuat sebuah kalimat tidak langsung dengan menggunakan kata tell, maka kita sedang mengatakan bahwa seseorang memberitahukan sesuatu. Jadi penekanannya lebih pada siapa yang mengatakan hal tersebut daripada beritanya.




Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pelajaran 148 : Penggunaan say dan tell dalam kalimat tidak langsung (Indirect speech)"