Travis Pocket Translator - Menerjemahkan ke 80 Bahasa Real Time

Travis, Alat Penerjemah ke 80 Bahasa

Buat Anda yang tidak memiliki waktu sama sekali untuk belajar Bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya, sekarang sudah muncul solusi yang menggembirakan dengan aplikasi dan gadget penerjemah yang bernama Travis. Dengan alat ini kesenjangan komunikasi antar bahasa bisa diminimalkan karena alat ini dibangun dengan sistem Artificial Intelligence (AI) sehingga bisa melakukan penerjemahan real time tingkat lanjut.




Sebagai alat penerjemah, Travis bekerja secara menakjubkan melebihi kemampuan aplikasi penerjemah saat ini yang sering sulit menangani penerjemahan real time di tingkat yang lebih rumit.

Alat ini didesain cukup kecil sehingga bisa dikantongi dan bisa berbicara kepada semua orang yang kita temui dalam perjalanan dalam berbagai bahasa. Alat ini dibuat untuk bisa berkomunikasi secara tatap muka dengan siapapun hanya dengan menyentuh tombol yang terdapat di gadget. Sehingga ketika kita sedang berada di Spanyol misalnya, maka dengan alat ini kita tinggal mengucapkan kata-kata dalam Bahasa Indonesia dan Travis akan bertindak sebagai penerjemah portable yang akan menejemahkan maksud Anda dalam bahasa Spanyol.

Travis memiliki kemampuan mengenali dan mengekspresikan sekitar 80 bahasa secara real time saat online dan dapat mengenali 20 Bahasa dengan mode offline. Dengan adanya mode offline ini maka ketika kita sedang berada di daerah yang tidak memiliki akses internet maka proses penerjemahan tetap dapat dilakukan.

Untuk navigasi menggunakan layar touch screen, prosesor quadcore, dilengkapi Bluetooth dan Wi-fi dan slot untuk kartu SIM. Untuk baterai bisa bertahan sekitar 7 hari dalam mode standby dan jika digunakan untuk berkomunikasi secara online atau offline baterai akan bisa bertahan sekitar 6-12 jam.

Alat ini bisa menjadi alat bantu darurat jika kita berada di sebuah negara yang bahasanya tidak kita kuasai. Ketika kita menanyakan arah jalan misalnya, kita tinggal berbicara dalam bahasa yang kita kuasai, dan Travis akan menampilkan terjemahannya, dan orang yang kita ajak bicara bisa diminta menjawab melalui Travis juga dan alat ini akan menerjemahkan apa yang orang tersebut ucapkan ke dalam bahasa yang kita kuasai.

Cukup menarik bukan? Kecanggihan teknologi dan perkembangan Artficial Intelligence (AI) saat ini memungkin banyak hal bisa terjadi. Dengan kemampuan mengenali sekitar 80 bahasa alat ini layak untuk dipertimbangkan sebagai EDC (Every day carry) ketika sedang bepergian ke luar negeri, meskipun tentunya akan lebih natural jika kita bisa berkomunikasi langsung dalam sebuah bahasa tanpa alat bantu. Sebuah alat selalu memiliki keterbatasan, misalnya daya tahan baterai dan kemungkinan error karena hardware atau softwarenya.

Apakah kehadiran AI akan menghentikan proses pembelajaran bahasa asing? Tentunya tergantung pada paradigma apa yang akan muncul di masa depan ketika AI semakin berkembang. Bukan tidak mungkin bahwa sebuah program bahasa bisa ditanamkan ke dalam otak melalui sebuah chip di masa depan, sehingga penggunanya bisa langsung berkomunikasi dalam berbagai bahasa seolah-olah tanpa alat. Terdengar seperti science fiction, tetapi bukan tidak mungkin.

Meskipun hal-hal ini akan hadir, tetapi kita harus tetap sadar bahwa otak kita sebenarnya jauh lebih canggih dari semua alat yang bisa diciptakan oleh manusia, bertindak secara tidak alami bukan tanpa konsekuensi. Oleh sebab itu sebagai seorang pembelajar akan lebih baik jika kita tetap berusaha menguasai sebuah bahasa asing secara natural, hal tersebut seperti memberi sebuah keahlian baru di sistem kecerdasan yang kita miliki secara alami yaitu otak dan pikiran. Trilyunan neuron di otak kita bisa dilatih untuk menguasai sebuah bahasa asing tanpa bantuan alat apapun. Dan peningkatan kemampuan ini juga akan berpengaruh pada peningkatan jumlah sambungan antar neuron di otak, yang artinya bisa membuat otak lebih cerdas dan sehat. Studi tentang neuroplastisitas membuktikan bahwa otak tidak berhenti berkembang sampai usia berapapun. Otak tidak dirancang untuk menjadi pikun dan kemampuannya menurun, tetapi semakin canggih jika digunakan dan terus dilatih dengan hal-hal yang baru. Jadi sekarang pilihan perkembangan kita sebagai manusia berada di tangan kita sendiri, apakah kita memilih untuk mengembangkan kemampuan alami kita atau menghentikan kemampuan untuk berkembang tersebut dengan sepenuhnya  menyerahkannya pada kemampuan sebuah teknologi. Tetapi jika Anda seorang yang punya kesibukan luar biasa, dan harus sering bepergian ke negara-negara dengan bahasa yang berbeda, dan tentunya Anda tidak punya waktu untuk mempelajari semua bahasa yang terdapat di bumi, alat semacam Travis ini layak dipertimbangkan untuk dimiliki. Saat ini harga Travis sekitar $139 / Rp 1,8 juta rupiah. Tagline mereka adalah "Go Global Speak Local."

Dan bagaimana dengan Belajar  Bahasa Inggris? Bahasa Inggris adalah official language di seluruh dunia, jika Anda ingin bekerja dan tinggal di luar negeri sebaiknya tetap pertimbangkan untuk belajar Bahasa Inggris secara natural atau setidaknya kuasai satu bahasa asing yaitu Bahasa Inggris, karena Boss dan rekan kerja  Anda di New York atau di kota lain di luar negeri tentunya akan sangat kesal jika Anda berkomunikasi dengan mereka melalui Travis setiap hari, apalagi jika sedang low batt.

Referensi : youtube.com, grid.id

Join BBIM TCC



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Travis Pocket Translator - Menerjemahkan ke 80 Bahasa Real Time"